fbpx
Silaturahim Wali Santri untuk Sosialisasi Kriteria Kenaikan Kelas dan Pembagian Hasil UTS

Silaturahim Wali Santri untuk Sosialisasi Kriteria Kenaikan Kelas dan Pembagian Hasil UTS

Ahad, 23 Oktober 2016
Setengah semester telah berjalan untuk tahun pelajaran 2016/2017 di Pondok Pesantren Islam Al Iman Muntilan. Selama 3 bulan ini para santri tentu telah mendapat sebagian ilmu dan pelajaran serta menempuh Ulangan Tengah Semester (UTS) Ganjil. Hingga pada hari ini Pondok Pesantren Islam Al Iman Muntilan mengadakan pertemuan dalam rangka Silaturahim Wali Santri untuk Sosialisasi Kriteria Kenaikan Kelas dan pembagian hasil UTS Ganjil Tahun 2016/2017. Seluruh wali santri dari kelas 7 MTs hingga kelas 12 MA diundang untuk mengikuti kegiatan ini agar bersama-sama mengevaluasi proses pembelajaran putra-putrinya juga sebagai tola ukur bagi santri untuk terus memperbaiki tingkat prestasi kedepannya.

Pembagian hasil UTS Ganjil pada tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya pembagian hasil UTS langsung dibagikan kepada masing-masing santri, maka hari ini wali santri diundang untuk menerima langsung hasil UTS putra-putrinya.

Acara dibuka oleh Sekretaris Pesantren, Ustadz Muhammad Tohir Ridwan, S.Pd.I sekaligus memberikan ucapan selamat datang dan memberi info seputar agenda pesantren yang akan dilaksanakan di waktu terdekat. Dilanjutkan sambutan dari Ustadz Abdul Rosyid, S.Pd.I selaku Kepala Biro Tarbiyatul Mua’allimin dan Muballighin yang menjelaskan secara rinci mengenai Kriteria Kenaikan Kelas yang harus dipenuhi oleh setiap santri dari masing-masing tingkatan dan jenjangnya. Dengan adanya sosialiasi ini harapannya pesantren mampu memberikan pemahaman kepada para walisantri bahwa agar bisa naik ke tingkat selanjutnya harus memenuhi beberapa kriteria.

Acara diakhiri dengan pembagian hasil UTS Ganjil Tahun Ajaran 2016/2017 oleh masing-masing wali kelas di dalam ruang kelas masing-masing. Dalam kesempatan inilah orang tua/ wali santri dapat menerima info mengenai perkembangan anaknya dalam proses belajar.

Ulangan Akhir Semester Gasal 2015-2016

Ulangan Akhir Semester Gasal 2015-2016

Rabu, 25 November 2015 merupakan hari pertama pelaksanaan Ulangan Akhir Semester Gasal T.A 2015-2016 bagi santri-santri Aliyah maupun Tsanawiyah. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya Pesantren Islam Al Iman lebih awal memulai UAS daripada madrasah lainnya di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Magelang dikarenakan adanya Ujian Lesan (Syafahi) sebelum Ujian Tertulis.
Kegiatan Ulangan Akhir Semester Gasal T.A 2015-2016 ini dibuka saat apel pagi hari ini dipimpin langsung oleh Pimpinan Pesantren. Dalam tausiyahnya beliau memberikan tips-tips agar santriwan-santriwati dapat memperoleh hasil yang maksimal dan memuaskan. Diantaranya adalah ikhlas dan bersungguh-sungguh,ikhlas dalam artian menjalankan kewajiban sebagai seorang santri/pelajar, ikhlas dalam melaksanakan Ujian, ikhlas dalam mematuhi aturan Pesantren maupun peraturan saat ujian berlangsung.
Bersungguh-sungguh dalam mempelajari maupun memahami mata pelajaran yang sudah disampaikan oleh para asatidz/guru selama 6 bulan ini. Bersungguh-sungguh memohon kepada Allah agar diberikan kemudahan dalam memahami pelajaran. Insya Allah dengan dua hal ini santri akan bisa menghadapi ujian dengan tenang sehingga hasilnya akan memuaskan sesuai dengan harapan.
Tak lupa beliau juga mengingatkan santri agar selalu jujur (tidak mencontek) saat mengerjakan ujian, karena nilai dalam raport bukanlah tujuan utama melainkan akhlaq yang baik. Apalah arti nilai bagus kalau hasil mencontek ?
Seperti yang disampaikan diatas bahwa hari Rabu ini sampai dengan Sabtu, 28 November 2015 adalah ujian syafahi (lesan) yang meliputi Ujian Bahasa Arab, Bahasa Inggris, Praktek Ibadah dan Hifdzul Qur’an.
Sedangkan Ujian Tertulis (Tahriri) akan dimulai pada hari Senin, 30 November – Kamis, 10 Desember 2015.

Selamat berjuang santri-santriku….
Semoga Allah memberikan kemudahan bagi kalian untuk menghadapi Ulangan Akhir Semester Gasal T.A 2015-2016 ini, Amin..

Perbedaan UN 2013 dan 2014

Perbedaan UN 2013 dan 2014

Ujian Nasional adalah hajatan besar yang harus dilewati siswa untuk menunjukkan  dan membuktikan kompetensi yang telah diraihnya selama  belajar  pada jenjang satuan pendidikan tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK /MA. Tujuan unas adalah menilai pencapaian standar kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu. Manfaat yang diharapkan dari pelaksanaan unas menurut PP No 19/2005 adalah: hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk: pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan, dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya, penentuan kelulusan peserta didik dari program dan/atau satuan pendidikan, pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Ujian nasional yang akan digelar pada April 2014 jauh berbeda dengan ujian nasional pada tahun 2013 lalu:

Aspek Ujian Nasional Tahun 2013 Ujian Nasional Tahun 2014
Komposisi nilai sekolah Komposisi nilai sekolah terdiriatas 40% nilai rata-rata rapor, dan60% nilai ujian sekolah. Komposisi nilai sekolah terdiriatas 70% nilai rata-rata rapor, dan30% nilai ujian sekolah.
Peran BSNP Penyelenggara dan Pelaksana Penyelenggara
Pemanfaatan Hasil UN Belum sepenuhnya dijadikanpertimbangan masuk  PTN  Sepenuhnya dijadikan pertimbanganmasuk  PTN
UN SD/MI Dilaksanakan oleh BSNP Dilaksanakan oleh Pemerintah Daerahdalam bentuk Ujian Sekolah/Madrasah
Jumlah Pengawas Satuan Pendidikan Satu orang pengawas setiap satuan pendidikan Jumlah pengawas satuan pendidikan  dari peguruan tinggi atau LPMP  diatur  sebagai berikut:• Jumlah ruang UN: 1 s.d 4 ruang sebanyak   satu orang• Jumlah ruang UN: 5 s.d 10 ruang sebanyak 2 orang• Jumlah ruang UN: > 10 ruang,• sebanyak 3 orang.

itulah beberapa perbedaan UN tahun 2013 dan 2014

Santri Kelas XII ikuti UN 2014

Santri Kelas XII ikuti UN 2014

Hari ini Senin, 14 April 2014 siswa-siswi SMA, MA, SMK serentak mengikuti Ujian Nasional tahun 2014. Tak ketinggalan santri kelas XII MA Pon-Pes Al Iman Muntilan juga mengikuti UN dengan penuh semangat. Mereka yakin bisa mengerjakan soal UN dengan baik karena dari jauh-jauh hari sudah mempersiapkan untuk ini.

Pelaksanaan UN di hari pertama ini berjalan lancar, Untuk menyukseskan dan pengamankan pelaksanaan UN selama berlangsung Pihak MA Pon-Pes Al Iman melakukan pelarangan terhadap siswa dan para pengawas tidak membawa barang- barang yang dilarang seperti Handphone dan Kalkulator.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Ujian Nasional 2014 berintegrasi dengan universitas. Dengan demikian, perguruan tinggi pun dilibatkan dalam proses pelaksanaan termasuk dalam pembuatan soal, proses pembuatan soal akan berpacu pada Programme for International Student Assessment (PISA), yakni mengacu pada standar sekolah internasional dengan komposisi tingkat kesulitan 20 persen soal kategori sulit, 10 persen soal kategori mudah, dan 70 persen sisanya dalam ketegori sedang. Tahun ini pelaksanaan UN pertama kali terintegrasi vertikal, yaitu hasil UN dipertimbangkan untuk masuk ke Perguruan Tinggi.

Untuk melihat perbedaan UN tahun 2013 dan tahun 2014 bisa dibaca disini