Tiga Masjid Menawan di Brunei

Tiga Masjid Menawan di Brunei

Tiga Masjid Menawan di Brunei

Brunei terkenal dengan keindahan arsitektur masjid dan interiornya yang rumit. PONPES AL IMAN JAKARTA — Brunei Darussalam, negara kesultanan Islam adalah yang kaya sumber daya alam. Sebagian besar negara ini meliputi kawasan kehutanan. Brunei juga dikelilingi enam pantai sepanjang garis perbatasan lautnya. Brunei juga memiliki sungai yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Mereka sangat memperhatikan pariwisata di bidang warisan budaya, di antaranya seni arsitektur terutama museum. Di sisi lain, mereka memiliki masjid yang sangat indah. Brunei terkenal dengan keindahan arsitektur masjid dan interiornya yang rumit. Ada lebih dari 200 masjid di negara ini. Mereka dibangun dari serpihan marmer dengan kubah yang dilapisi makkah dan perunggu sedangkan lantai dilapisi dengan karpet yang mewah. Tiga masjid yang paling terkenal diantaranya Masjid Omar Ali Saifuddin, Masjid Kampong Masin, dan Masjid Jame’ Asr Hassanil Bolkiah.

Masjid Omar Ali Saifuddin Masjid ini terletak di Bandar Seri Begawan, ibu kota Kesultanan Brunei. Masjid ini ser- ing dianggap sebagai salah satu masjid pal- ing indah di Asia Pasifik. Masjid ini adalah tempat ibadah bagi komunitas Muslim, situs sejarah utama, dan objek wisata terkenal di Brunei. Namanya diambil dari Omar Ali Saifuddien III, Sultan ke-28 Brunei, yang memulai pembangunannya. Masjid berfungsi sebagai simbol iman Islam di Brunei dan mendominasi cakrawala Bandar Seri Begawan. Bangunan ini selesai pada 1958 dan merupakan contoh arsitektur Islam modern. Masjid ini menyatukan arsitektur Mughal dan gaya Melayu dan dirancang oleh arsitek dan pematung Rudolfo Nolli. Dibangun di laguna buatan di tepi Sungai Brunei di Kampong Ayer. Masjid ini memiliki menara marmer dan kubah emas, sebuah halaman dan dikelilingi oleh sejumlah besar pohon dan kebun bunga.

Masjid Kampong Masin Masjid ini terletak di Masin, sebuah desa di Distrik Brunei-Muara, Brunei. Terletak sekitar 24 kilometer dari Bandar Seri Begawan, ibu kota Brunei. Pembangunan masjid dimulai pada 1986 diatas lahan dua hektare dan selesai pada tahun berikutnya. Pada 27 Desember 1987, Masjid Kampong Masin secara resmi dibuka oleh Menteri Agama, Awang Mohd Zain.Masjid ini pernah mengalami renovasi tahun 1990 karena luasnya yang tak lagi mencukupi untuk menam- pung jamaah. Masjid ini juga dilengkapi dengan perpustakaan dan helipad.

Masjid Jame’ Asr Hassanil Bolkiah. Masjid ini merupakan wakaf dari Sultan Haji Hassanal Bolkiah. Masjid ini terletak di Kampung Kiarong, empat kilometer dari Bandar Seri Begawan. Dibangun sejak 1988 dan diresmikan pada 1994, mas jid berdiri di atas tanah seluas 20 hektare. Sultan Hassa nal pun melaksanakan shalat maghrib dan Isya ber jamaah untuk pertama kalinya di hari itu. Kapasitas masjid ini dapat memuat 5.000 jamaah. Masjid ini memiliki 29 kubah emas dan menara setinggi 58 meter dengan pengerjaan yang rumit.

sumber : Republika.co.id